Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan

Week of Welcoming Sistem Informasi


WoW SI, merupakan serangkain acara yang dilaksanakan oleh KBMSI atau keluarga besar mahasiswa Sistem Informasi Universitas Brawijaya untuk menyambut mahasiswa baru Sistem Informasi Universitas Brawijaya 2014. Tidak seperti acara - acara ospek lainnya. Wow SI bukanlah acara perploncoan atau ajang balas dendam yang kegiatannya kurang jelas maksud dan tujuannya. Acara ini bertujan untuk saling mendekatkan sesama keluarga besar SI.

Bahaya Melepas Baterai Laptop



Hi semua, kali ini saya berbagi informasi tentang bahaya menggunakan laptop tanpa menggunakan baterai. Hal ini akan mempersingkat umut Motherboard Anda, karena Stabilitas listrik tidak terjaga. Komponen pada laptop akan cepat rusak karena menerima tegangan listrik secara berlebihan. Di ilustrsikan ketika listrik tiba - tiba mati mendadak dan Anda tidak memasang baterai laptop hal itu akan berdampak pada soft dan hardware Anda.



Membiarkan laptop tetap terhubung adapter tanpa melepas baterai tidak akan merusak atau mempengaruhi umur baterai karena setiap baterai pada laptop sudah dirancang sedemikian rupa sehingga saat baterai sudah penuh atau 100% charged, baterai akan berhenti menerima energi. Dengan kata lain, energi yang dialirkan dari adapter akan di-bypass langsung menuju sistem power supply laptop.
Namun, ada kondisi dimana kita harus melepas baterai, yaitu saat laptop mengeluarkan panas berlebih. Misalnya saat laptop digunakan untuk pekerjaan berat terus menerus seperti menjalankan game. Saat hardware laptop mengeluarkan panas berlebih, panas tersebut akan turut memanasi baterai. Nah, panas inilah yang dapat merusak baterai.


Jadi, jelas sudah, kita tidak perlu melepas baterai laptop saat terhubung ke adapter pada penggunaan normal yang tidak menghasilkan panas berlebih. Sebaliknya saat laptop mengeluarkan panas berlebih, tentu melepas baterai laptop sangat diperlukan untuk memperpanjang umur baterai.


Di bawah ini beberapa dampak negatif menyalakan laptop tanpa baterai :

Menyalakan laptop dengan AC power dengan kondisi baterai dicopot dapat mempercepat kerusakan komponen elektronik dalam laptop, karena komponen-komponen tersebut akan menerima tegangan dan arus listrik yang berlebihan.
Menyalakan laptop dengan AC power dengan kondisi baterai dicopot tetapi menggunakan stabilisator/UPS sedikit banyak juga dapat mempercepat kerusakan komponen elektronik dalam laptop karena tegangan dan arus listrik akan langsung menuju ke komponen di dalam laptop tanpa melalui penyesuai tegangan (voltage converter) dan sirkuit pengatur (regulator circuit).
Kalo listrik tiba2 mati dan laptop anda juga ikut mati mendadak, dan hal itu terjadi beberapa kali efeknya adalah hard disk, ram, processor bisa rusak.
Sebelum mati listrikpun laptopmu sudah terancam,,, krn kalo listrik tempat kita colokin adapter ga sehat, maka listrik tsb bakal merusak hardware laptop secara langsung, jelas masih mending pasang batreii, krn paling buruk batrei yg ngedrop,,, ketimbang hardware lainnya yg mati...



Melepas baterai hanya untuk bila laptop tidak digunakan lebih dari 3 hari. Baterai juga bisa di lepas jika pemakaian lebih dari 12 jam nonstop, dengan socket listrik yang menempel. Kalo hanya untuk pemakaian sehari-hari sebaiknya memakai baterai, buat menghindari kehilangan data dan kerusakan system apabila listrik mati tiba-tiba. Baterai yang terpasang juga melindungi hardware dan juga modul-modul hardware lainnya dari lonjakan listrik yang ekstrem, misalnya akibat ada petir yang menyambar.
 
sumber : http://tronzone.blogspot.com/2012/09/bahaya-melepas-baterai-laptop.html

Peraih Medali Emas Olimpiade

Para penggemar olahraga bu
lu tangkis pasti tidak asing dengan Susi Susanti. Dia dapat dikatakan sebagai maestro bulu tangkis wanita Indonesia yang memiliki prestasi mengagumkan sepanjang kariernya. Masa keemasannya di dunia bulu tangkis berlangsung cukup panjang. Semua prestasi yang diraihnya berpuncak pada Olimpiade Barcelona, Spanyol, 1992. Kala itu, Susi Susanti berhasil meraih medali emas. Itu sekaligus merupakan medali emas pertama yang berhasil diraih Indonesia di ajang olahraga tingkat dunia itu.
Prestasi yang mengharumkan nama bangsa juga diukir oleh Susi dengan meraih sederetan kejuaraan. Dia menjuarai All EngIand sebanyak empat kali (1990, 1991, 1993, dan 1994). Juga di Kejuaraan Dunia tahun 1993, serta puluhan gelar seri grand prix. Sang juara yang mempunyai semangat pantang menyerah ini selalu menjadi ujung tombak tim Piala Sudirman dan Piala Uber.
Kiprah Susi Susanti di dunia olahraga bulu tangkis Indonesia memang Iuar biasa. Dalam setiap pertandingan, Susi senantiasa menunjukkan sikap tenang, bahkan terIihat tanpa emosi sama sekali pada saat-saat angka penentuan. Semangatnya yang pantang menyerah meski angkanya tertinggal jauh dari lawan, membuat banyak pendukungnya menaruh kepercayaan besar bahwa Susi pasti menang.
Kegigihan dan ketekunan perempuan kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat, 11 Februari 1971 ini turut menyumbang sukses pada tahun 1989. Ketika itu, Indonesia merebut Piaia Sudirman untuk pertama kalinya. Dia pun turut menorehkan sukses saat merebut Piaia Uber tahun 1994 dan 1996 setelah piala itu absen lama dari Indonesia.
Sejak SD, Susi memang suka bermain bulu tangkis. Kebetulan, orang tuanya sangat mendukung dan memberinya kebebasan untuk menjadi atlet bulu tangkis. Setelah menang di kejuaraan yunior, ia pindah dari Tasikmalaya ke Jakarta. Meski saat itu masih duduk di bangku SMP kelas 2, ia sudah berpikir untuk Menekuni dunia bulu tangkis.
Kegiatan Susi berbeda dengan remaja lainnya karena ia tinggal di asrama dan bersekolah di sekolah khusus untuk atlet. Ia mengaku menjadi kuper ( kurang pergaulan) karena hanya berteman dengan sesama atlet. Maklumlah. sebagai atlet, jadwal Iatihannya tergolong sangat padat. Hari Senin sampai Sabtu, Iatihan dilakukan dari pukul 07.00 - 11.00, lalu dilanjutkan lagi pukul 15.00 - 19.00. Sementara itu, kegiatan seperti makan, tidur dan lain - lain ada aturannya sendiri. Susi tidak diperbolehkan memakai sepatu dengan hak tinggi agar kakinya terhindar dari kemungkinan keseleo. ]alan - jalan ke mal pun hanya bisa dilakukannya pada hari Minggu. itu pun jarang karena ia sudah terlalu lelah latihan.
Bagi Susi Susanti, tidak ada pilihan lain selain harus selalu disiplin dan berkonsentrasi untuk menjadi juara. ia menyadari bahwa untuk meraih prestasi, memang dibutuhkan perjuangan dan pengorbanan. Kini, Susi Susanti sudah merasakan buah kedisiplinannya berkat menjadi atlet.

Cara Mendaftar NISN Terbaru (2013)





NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) adalah kode pengenal siswa yang bersifat unik dan membedakan satu siswa dengan siswa lainnya. NISN terdiri dari 10 digit angka yang mempunyai makna seperti berikut :
NISN :aaaxxxyyyy (10 digit angka)
aaa = tiga digit tahun lahir
xxxyyyy = tujuh digit nomor urut yang dibagi dalam 2 bagian, yaitu:
xxx = tiga digit pengelompokan, dan
yyyy = empat digit nomor urut dalam pengelompokan xxx.

Setelah setahun lamanya pengajuan / pembuatan NISN tidak lagi dilakukan oleh operator sekolah di situs dapodik.org, banyak sekolah yang mengalami kesulitan dalam membuat NISN baru terlebih bagi siswa yang akan mengikuti Ujian Nasional NISN menjadi suatu kewajiban dalam pendataan calon peserta ujian nasional.

Cukup lama menunggu, akhirnya saat ini dinas pendidikan memberikan kemudahan dalam mendaftar / mengusulkan siswa yang belum memiliki nomor induk siswa nasional tersebut. NISN 2013 di ajukan tidak rumit dan memakan waktu yang lama. Berikut ini cara mengajukan NISN Siswa SD, SMP, SMA terbaru.

Download Formulir A.1 – Pengajuan NISN Baru :



Download file ---- xls--- KLIK DISINI
Download file ---- pdf--- KLIK DISINI

Contoh formulir file excel yang telah diisi :


Pedoman Pengisian Formulir A 1 ( Pengajuan NISN baru )

A. Umum :
  1. Pilih Jenjang diisi dengan jenjang sekolah anak tersebut
  2. Nama Kab/Kota diisi dengan nama kabupaten/kota sekolah berada
  3. Nama Provinsi diisi dengan nama provinsi sekolah berada
  4. Tanggal Pengajuan diisi dengan Tanggal, Bulan dan Tahun pengajuan
  5. NPSN diisi dengan Nomor Pokok Sekolah Nasional dimana siswa tersebut terdaftar/aktif disekolah yang sekarang, lengkapi kolom NPSN sampai ke siswa urutan terakhir
  6. Nama Sekolah diisi dimana siswa tersebut terdaftar/aktif disekolah yang sekarang
  7. Nama siswa diisi sesuai dengan nama yang tercantum dalam akta kelahiran atau ijazah
  8. Tempat lahir diisi sesuai yang tertera pada akta kelahiran
  9. Tanggal lahir diisi sesuai yang tertera pada akta kelahiran dengan format tanggal lahir adalah TTTT/BB/HH
  10. Format jenis kelamin isi 1 jika laki – laki dan 2 untuk perempuan
  11. Format agama, isi 1 jika islam, 2 jika protestan, 3 jika katolik, 4 jika hindu, 5 jika budha, 6 jika konghu-chu, 7 untuk pilihan lainnya
  12. Format tingkat di isi dengan angka biasa, bukan angka romawi
  13. Nama ibu kandung diisi sesuai dengan akta kelahiran (tanpa gelar/jabatan)
  14. Tidak usah masukan scan tanda tangan kepala sekolah

B. Khusus :
  1. Form A1 yang sudah diisi di print out, ditandatangani oleh Kepala Sekolah dan distempel
  2. Hasil scan (berupa file jpg dipindahkan ke word dan seterusnya di konvert ke pdf)
  3. File yang dikirim lewat email : MS Excell 97-2003 Workbook (xls) dan File PDF serta tidak berformat Rar/Zip
  4. Nama file disimpan atau Save as dengan nama : Nomor NPSN-Namasekolah, contoh : 12345678-SDN No. 10 Merdeka
  5. Penulisan nama siswa tidak menggunakan tanda baca ( ’, - , ) dan tidak boleh disingkat
  6. Penulisan Tanggal lahir menggunakan format YYYY-MM-DD, contoh : 2001-12-01
  7. Penulisan Agama dan Jenis Kelamin menggunakan angka
  8. Penulisan Tingkat/Kelas menggunakan angka bukan romawi ( Misal 1,2, ..., 12)
  9. Dinas kab/kota yang mengkoordinir pengajuan NISN melampirkan surat keterangan pengajuan NISN yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan setempat dan distempel (hasil scan dalam bentuk file pdf)
C. Format pdf :


     Untuk formulir bisa di lampirkan bisa tidak, jika anda ingin melampirkanya bisa menggunakan   aplikasi yang bisa convert excel ke pdf, misalnya aplikasi nitro dan lain sebagainya. Menurut saya lebih enak memakai aplikasi NITRO.

Kirim Email :
Jika semua lampiran sudah selesai silahkan kirimkan email
Alamat : pdsp@kemdikbud.go.id atau nisn.pdsp@yahoo.co.id
Subject : Pengajuan NISN SDN xxxxxxxx
Isi : terserah mau di isi apa
Lampiran : Formulir-A.1.xlx dan Formulir-A.1.pdf


Setelah semua selesai anda akan mendapat balasan otomatis :



Terimakasih atas email Anda, permintaan NISN akan diprioritaskan untuk tingkat akhir masing-masing jenjang (tingkat 6 SD, 9 SMP, 12 SMA).
Silahkan mengakses situs nisn.data.kemdiknas.go.id untuk melihat apakah siswa sudah memiliki NISN atau belum serta mengunduh formulir pengajuan NISN, formulir edit data siswa dan lain-lain.

Hormat Kami,

- PDSP -


Kepada operator sekolah yang ingin mencoba kami persilahkan untuk mencoba mengajukan permohonan ke email nisn.pdsp@yahoo.co.id dengan menggunakan format yang disediakan oleh PDSP di alamat http://nisn.data.kemdiknas.go.id/page/dyn/4, ada 4 (empat) jenis formulir yang bisa didownload sesuaikan dengan tujuannya, yakni;
1. Formulir A.1 - Pengajuan NISN Baru klik disini (file Excel) atau disini (file PDF)
2. Formulir A.2 - Pengajuan Edit Status klik disini (file Word) atau disini (file PDF)
3. Formulir A.3 - Pengajuan Edit Siswa klik disini (file Word) atau disini (file PDF)
4. Formulir A.4 - Edit NISN yang Ganda klik disini (file Word) atau disini (file PDF)
Link diatas kami ambil langsung dari web http://nisn.data.kemdiknas.go.id


Virtual Gamelan



Musik Indonesia sangat beragam, hal ini dikarenakan suku - suku di Indonesia yang bermacam - macam, sehingga boleh dikatakan seluruh 17.508 pulau memiliki budayanya sendiri.

 Gamelan merupakan gabungan pengaruh seni luar negeri yang beraneka ragam. Kaitan not nada dari Cina, instrumen musik dari Asia Tenggara, drum band dan gerakkan musik dari India, bowed string dari daerah Timur Tengah, bahkan style militer Eropa yang kita dengar pada musik tradisional Jawa dan Bali sekarang ini.

ok, langsung saja jika anda berminat dengan VIRTUAL GAMELAN  anda bisa Download di bawah ini


DOWNLOAD 
Sumber : http://worldshare99.blogspot.com/2013/04/virtual-gamelan.html


Fungsi Buffer Dalam Bidang Farmasi



Buffer pada bidang farmasi banyak digunakan untuk menetralkan darah atau biasanya pada kasus keracunan. Contohnya pada keracunan asam jengkolat. Asam jengkolat yang terbentuk saat kita terlalu banyak mengonsumsi jengkol ini harus di kurangi karena akan membetk kristal kristal yang menyumbat saluran kecing. Caranya ? dengan memasukan larutan bisa Natrium karbonat(biasanya) yang sifatnya basa yang nantinya akan membentuk garam ketika bereaksi dengan asam dan kemudian akan keluar melalui urin (karena garam sifatnya adalah mudah larut dalam air).
Dalam bidang farmasi (obat-obatan) banyak zat aktif yang harus berada dalam keadaan pH stabil. Perubahan pH akan menyebabkan khasiat zat aktif tersebut berkurang atau hilang sama sekali. Untuk obat suntik atau obat tetes mata, pH obat-obatan tersebut harus disesuaikan dengan pH cairan tubuh. pH untuk obat tetes mata harus disesuaikan dengan pH air mata agar tidak menimbulkan iritasi yang mengakibatkan rasa perih pada mata. Begitu juga obat suntik harus disesuaikan dengan pH darah agar tidak menimbulkan alkalosis atau asidosis pada darah.
Perubahan pH pada larutan obat dapat merusak komposisi, fungsi, dan efektivitas obattersebut. Oleh karena itu, obat-obatan dalam bentuk larutan sering kali bertindak sebagai sistem penyangga bagi obat itu sendiri untuk mempertahankan kadar larutan obat tetap berada dalam trayek pH tertentu.
Larutan Penyangga pada Obat-Obatan : asam asetilsalisilat merupakan komponen utama dari tablet aspirin, merupakan obat penghilang rasa nyeri. Adanya asam pada aspirin dapat menyebabkan perubahan pH pada perut. Perubahan pH ini mengakibakan pembentukan hormon, untuk merangsang penggumpalan darah, terhambat; sehingga pendarahan tidak dapat dihindarkan. Oleh karena itu, pada aspirin ditambahkan MgO yang dapat mentransfer kelebihan asam.

sumber : http://velahumaira.blogspot.com/2012/02/fungsi-buffer-pada-bidang-farmasi.html

Larutan Penyangga ( Buffer )

Larutan penyangga, larutan dapar, atau buffer adalah larutan yang digunakan untuk mempertahankan nilai pH tertentu agar tidak banyak berubah selama reaksi kimia berlangsung. Sifat yang khas dari larutan penyangga ini adalah pH-nya hanya berubah sedikit dengan pemberian sedikit asam kuat atau basa kuat.


Larutan penyangga tersusun dari asam lemah dengan basa konjugatnya atau oleh basa lemah dengan asam konjugatnya. Reaksi di antara kedua komponen penyusun ini disebut sebagai reaksi asam-basa konjugasi.
Komponen Larutan Penyangga

Secara umum, larutan penyangga digambarkan sebagai campuran yang terdiri dari:

·         Asam lemah (HA) dan basa konjugasinya (ion A-), campuran ini menghasilkan larutan bersifat asam.

·         Basa lemah (B) dan asam konjugasinya (BH+), campuran ini menghasilkan larutan bersifat basa.

Komponen larutan penyangga terbagi menjadi:

    Larutan penyangga yang bersifat asam

Larutan ini mempertahankan pH pada daerah asam (pH < 7). Untuk mendapatkan larutan ini dapat dibuat dari asam lemah dan garamnya yang merupakan basa konjugasi dari asamnya. Adapun cara lainnya yaitu mencampurkan suatu asam lemah dengan suatu basa kuat dimana asam lemahnya dicampurkan dalam jumlah berlebih. Campuran akan menghasilkan garam yang mengandung basa konjugasi dari asam lemah yang bersangkutan. Pada umumnya basa kuat yang digunakan seperti natriumNa), kalium, barium, kalsium, dan lain-lain.

    Larutan penyangga yang bersifat basa

Larutan ini mempertahankan pH pada daerah basa (pH > 7). Untuk mendapatkan larutan ini dapat dibuat dari basa lemah dan garam, yang garamnya berasal dari asam kuat. Adapun cara lainnya yaitu dengan mencampurkan suatu basa lemah dengan suatu asam kuat dimana basa lemahnya dicampurkan berlebih.
Cara kerja larutan penyangga

Larutan penyangga mengandung komponen asam dan basa dengan asam dan basa konjugasinya, sehingga dapat mengikatbaik ion H+ maupun ion OH-. Sehingga penambahan sedikit asam kuat atau basa kuat tidak mengubah pH-nya secara signifikan. Berikut ini cara kerja larutan penyangga:
Larutan penyangga asam

Adapun cara kerjanya dapat dilihat pada larutan penyangga yang mengandung CH3COOH dan CH3COO- yang mengalami kesetimbangan. Dengan proses sebagai berikut:

    Pada penambahan asam

Penambahan asam (H+) akan menggeser kesetimbangan ke kiri. Dimana ion H+ yang ditambahkan akan bereaksi dengan ion CH3COO- membentuk molekul CH3COOH.

CH3COO-(aq) + H+(aq) → CH3COOH(aq)

    Pada penambahan basa

Jika yang ditambahkan adalah suatu basa, maka ion OH- dari basa itu akan bereaksi dengan ion H+ membentuk air. Hal ini akan menyebabkan kesetimbangan bergeser ke kanan sehingga konsentrasi ion H+ dapat dipertahankan. Jadi, penambahan basa menyebabkan berkurangnya komponen asam (CH3COOH), bukan ion H+. Basa yang ditambahkan tersebut bereaksi dengan asam CH3COOH membentuk ion CH3COO- dan air.

CH3COOH(aq) + OH-(aq) → CH3COO-(aq) + H2O(l)
Larutan penyangga basa

Adapun cara kerjanya dapat dilihat pada larutan penyangga yang mengandung NH3 dan NH4+ yang mengalami kesetimbangan. Dengan proses sebagai berikut:

    Pada penambahan asam

Jika ditambahkan suatu asam, maka ion H+ dari asam akan mengikat ion OH-. Hal tersebut menyebabkan kesetimbangan bergeser ke kanan, sehingga konsentrasi ion OH- dapat dipertahankan. Disamping itu penambahan ini menyebabkan berkurangnya komponen basa (NH3), bukannya ion OH-. Asam yang ditambahkan bereaksi dengan basa NH3 membentuk ion NH4+.

NH3 (aq) + H+(aq) → NH4+ (aq)

    Pada penambahan basa

Jika yang ditambahkan adalah suatu basa, maka kesetimbangan bergeser ke kiri, sehingga konsentrasi ion OH- dapat dipertahankan. Basa yang ditambahkan itu bereaksi dengan komponen asam (NH4+), membentuk komponen basa (NH3) dan air.

NH4+ (aq) + OH-(aq) → NH3 (aq) + H2O(l)
Perhitungan pH Larutan Penyangga
Larutan penyangga asam

Dapat digunakan tetapan ionisasi dalam menentukan konsentrasi ion H+ dalam suatu larutan dengan rumus berikut:

[H+] = Ka x a/valxg

atau

pH = p Ka - log a/g

dengan, Ka = tetapan ionisasi asam lemah

a = jumlah mol asam lemah

g = jumlah mol basa konjugasi
Larutan penyangga basa

Dapat digunakan tetapan ionisasi dalam menentukan konsentrasi ion H+ dalam suatu larutan dengan rumus berikut:

[OH-] = Kb x b/valxg

atau

pH = p Kb - log b/g

dengan, Kb = tetapan ionisasi basa lemah

b = jumlah mol basa lemah

g = jumlah mol asam konjugasi
Fungsi Larutan Penyangga

Adanya larutan penyangga ini dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari seperti pada obat-obatan, fotografi, industri kulit dan zat warna. Selain aplikasi tersebut, terdapat fungsi penerapan konsep larutan penyangga ini dalam tubuh manusia seperti pada cairan tubuh. Cairan tubuh ini bisa dalam cairan intrasel maupun cairan ekstrasel. Dimana sistem penyangga utama dalam cairan intraselnya seperti H2PO4- dan HPO42- yang dapat bereaksi dengan suatu asam dan basa. Adapun sistem penyangga tersebut, dapat menjaga pH darah yang hampir konstan yaitu sekitar 7,4. Selain itu penerapan larutan penyangga ini dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari seperti pada obat tetes mata. Pada obat tetes mata mempunyai pH yang sama dengan cairan tubuh kita, agar tidak menimbulkan efek samping.



Fungsi Larutan Penyangga

Larutan penyangga sangat penting dalam kehidupan; misalnya dalam analisis kimia, biokimia, bakteriologi, zat warna, fotografi, dan industri kulit. Dalam bidang biokimia, kultur jaringan dan bakteri mengalami proses yang sangat sensitif terhadap perubahan pH. Darah dalam tubuh manusia mempunyai kisaran pH 7,35 sampai 7,45, dan apabila pH darah manusia di atas 7,8 akan menyebabkan organ tubuh manusia dapat rusak, sehingga harus dijaga kisaran pHnya dengan larutan penyangga.

    Darah Sebagai Larutan Penyangga 

Ada beberapa faktor yang terlibat dalam pengendalian pH darah, diantaranya penyangga karbonat, penyangga hemoglobin dan penyangga fosfat.

a. Penyangga Karbonat

Penyangga karbonat berasal dari campuran asam karbonat (H 2 CO 3 ) dengan basa konjugasi bikarbonat (HCO 3 ).

H 2 CO 3 (aq) --> HCO 3(aq) + H + (aq)

Penyangga karbonat sangat berperan penting dalam mengontrol pH darah. Pelari maraton dapat mengalami kondisi asidosis, yaitu penurunan pH darah yang disebabkan oleh metabolisme yang tinggi sehingga meningkatkan produksi ion bikarbonat. Kondisi asidosis ini dapat mengakibatkan penyakit jantung, ginjal, diabetes miletus (penyakit gula) dan diare. Orang yang mendaki gunung tanpa oksigen tambahan dapat menderita alkalosis, yaitu peningkatan pH darah. Kadar oksigen yang sedikit di gunung dapat membuat para pendaki bernafas lebih cepat, sehingga gas karbondioksida yang dilepas terlalu banyak, padahal CO 2 dapat larut dalam air menghasilkan H 2 CO 3 . Hal ini mengakibatkan pH darah akan naik. Kondisi alkalosis dapat mengakibatkan hiperventilasi (bernafas terlalu berlebihan, kadang-kadang karena cemas dan histeris).

b. Penyangga Hemoglobin

Pada darah, terdapat hemoglobin yang dapat mengikat oksigen untuk selanjutnya dibawa ke seluruh sel tubuh. Reaksi kesetimbangan dari larutan penyangga oksi hemoglobin adalah:

HHb + O 2 (g) « HbO 2 - + H +

Asam hemoglobin ion aksi hemoglobin

Keberadaan oksigen pada reaksi di atas dapat memengaruhi konsentrasi ion H +, sehingga pH darah juga dipengaruhi olehnya. Pada reaksi di atas O 2 bersifat basa. Hemoglobin yang telah melepaskan O 2 dapat mengikat H + dan membentuk asam hemoglobin. Sehingga ion H + yang dilepaskan pada peruraian H 2 CO 3 merupakan asam yang diproduksi oleh CO 2 yang terlarut dalam air saat metabolisme.

c. Penyangga Fosfat

Pada cairan intra sel, kehadiran penyangga fosfat sangat penting dalam mengatur pH darah. Penyangga ini berasal dari campuran dihidrogen fosfat (H 2 PO 4 - ) dengan monohidrogen fosfat (HPO 3 2- ).

H 2 PO 4 - (aq) + H + (aq) --> H 2 PO 4(aq)

H 2 PO 4 - (aq) + OH - (aq) --> HPO 4 2- (aq) ) + H 2 O (aq)

Penyangga fosfat dapat mempertahankan pH darah 7,4. Penyangga di luar sel hanya sedikit jumlahnya, tetapi sangat penting untuk larutan penyangga urin.

·        Air Ludah sebagai Larutan Penyangga

Gigi dapat larut jika dimasukkan pada larutan asam yang kuat. Email gigi yang rusak dapat menyebabkan kuman masuk ke dalam gigi. Air ludah dapat mempertahankan pH pada mulut sekitar 6,8. Air liur mengandung larutan penyangga fosfat yang dapat menetralisir asam yang terbentuk dari fermentasi sisa-sisa makanan.

·        Menjaga keseimbangan pH tanaman.

Suatu metode penanaman dengan media selain tanah, biasanya ikerjakan dalam kamar kaca dengan menggunakan mendium air yang berisi zat hara, disebut dengan hidroponik . Setiap tanaman memiliki pH tertentu agar dapat tumbuh dengan baik. Oleh karena itu dibutuhkan larutan penyangga agar pH dapat dijaga.

·        Larutan Penyangga pada Obat-Obatan

Asam asetilsalisilat merupakan komponen utama dari tablet aspirin, merupakan obat penghilang rasa nyeri. Adanya asam pada aspirin dapat menyebabkan perubahan pH pada perut. Perubahan pH ini mengakibakan pembentukan hormon, untuk merangsang penggumpalan darah, terhambat; sehingga pendarahan tidak dapat dihindarkan. Oleh karena itu, pada aspirin ditambahkan MgO yang dapat mentransfer kelebihan asam.
Fungsi Larutan Penyangga

1. Fungsi pertama: Adanya larutan buffer ini dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari seperti pada obat-obatan, fotografi, industri kulit dan zat warna. Selain aplikasi tersebut, terdapat Fungsi penerapan konsep larutan penyangga ini dalam tubuh manusia seperti pada cairan tubuh.

2. Fungsi Buffer dalam kehidupan sehari-hari – Cairan tubuh ini bisa dalam cairan intrasel maupun cairan ekstrasel. Dimana sistem penyangga utama dalam cairan intraselnya seperti H2PO4- dan HPO42- yang dapat bereaksi dengan suatu asam dan basa. Adapun sistem penyangga tersebut, dapat menjaga pH darah yang hampir konstan yaitu sekitar 7,4.

3. Menjaga pH pada plasma darah agar berada pada pH berkisar 7,35 – 7,45 ,yaitu dari ion HCO3- denganion Na+. Apabila pH darah lebih dari 7,45 akan mengalami alkalosis, akibatnya terjadi hiperventilasi / bernapas berlebihan, mutah hebat. Apabila pH darah kurang dari 7,35 akan mengalami acidosis akibatnya jantung ,ginjal ,hati dan pencernaan akan terganggu.

4. Menjaga pH cairan tubuh agar ekskresi ion H+ pada ginjal tidak terganggu, yaitu asam dihidrogen posphat (H2PO4-) dengan basa monohidrogen posphat (HPO4-2)

5. Fungsi buffer – Menjaga pH makanan olahan dalam kaleng agar tidak mudah rusak /teroksidasi (asam benzoat dengan natrium benzoat).

6. Selain itu penerapan larutan buffer ini dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari seperti pada obat tetes mata.